First blog post

Assalamualaikum pengguna wordpress,  ini pertama kalinya saya bergabung di sini,  dan ini tulisan pertama yang saya post. Memang tak penting,  tapi mengiat pepatah tak kenal maka tak sayang, maka tulisan yang saya post ini saya angkat sebagai perkenalan bagi para pengguna wordpress yang telah lama menjadi penulis wordpress. Trimakasih 😊 assalamualaikum 

Advertisements

Tim Paduan Suara (ICEESS Choirs) IAIN Palopo Siap Tampil di Malam Pembukaan International Conference on Social Science (ICEESS)

Kegiatan internasional conference on social science (ICEESS) yang mengangkat tema ‘Strengthening Knowledge Integration for the World Civilization tinggal menghitung hari, untuk menyambut para tamu akademisi, mahasiswa mahasiswi IAIN Palopo yang terpilih untuk bergabung dalam tim paduan suara ICEESS, saat ini disibukkan dengan kegiatan latihan dalam memberikan penampilan yang diharap akan menghibur para tamu pada malam pembukaan internasional conference on social science (ICEESS).

Kurang lebih dua bulan lamanya, para mahasiswa digembleng oleh ibu Devani Mardiana S.Pd, M.Pd atau lebih akrab disapa Bundev dalam proses latihan. Pelatihan tersebut meliputi latihan vocal, olah tubuh, serta memperkuat penghayatan terhadap lagu yang akan mereka bawakan.

Lagu yang akan mereka tampilkan, yakni Indonesia Raya, Angin Mammiri, Mappadendang, Lita Pembolongan serta To Mepare. Dari lima lagu yang mereka bawakan, empat diantaranya merupakan lagu dari daerah-daerah yang berada di Sulawesi. Berguna untuk memperkenalka budaya Indonesia khususnya Sulawesi kepada tamu akademisi Nasional maupun Internasional.

Mahasiswa yang tergabung dalam paduan suara ICEESS berasal dari berbagai jurusan yang ada di IAIN Palopo, mulai dari Prodi Ilmu Al-Quran & Tafsir, Prodi Bahasa Inggris, Prodi Bahasa Arab, Prodi Hukum Tata Negara, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidayyah, dan Prodi Ekonomi Syariah . Serta paduan suara ini diiringi oleh mahasiswa UKM Seni Sibola.

Proses latihan vocal oleh tim paduan suara mahasiswa IAIN Palopo
Proses latihan olah tubuh oleh tim paduan suara IAIN Palopo
Proses latihan olah tubuh oleh tim paduan suara IAIN Palopo
Proses latihan bernyanyi dengan menjiwai makna lagu oleh tim paduan suara IAIN Palopo

“Saya berharap penampilan kami nanti bisa membuat terkesan seluruh hadirin yang menyaksikan penampilan kami, serta dapat mengharumkan nama IAIN Palopo di kanca Internasional.” Harapan Ira Nurrahmi mahasiswi  Prodi Bahasa Inggris yang tergabung dalam tim paduan suara.

Adapun harapan dari pengiring atau pemusik paduan suara, oleh kak Aswar bahwa kerja keras selama latihan pasti akan terbayar dengan hasil yang baik.“Bagaimanapun hasilnya itulah yg terbaik, seperti kata pepatah  hasil tdk akan menghianati proses, jadi pesan saya untuk hari H mari kita lakukan yang terbaik.”

Sama halnya dengan Bundev selaku coach dari tim paduan suara berharap agar ke depannya menampilkan yang terbaik. “Pastinya harapan saya mereka menampilkan yg terbaik, menghayati dan menjiwai lagu yg akan dibawakan dan tidak sombong pada saat tampil. Pokoknya harapan saya agar pesan dari lagu tersampaikan dengan baik kepada seluruh audience, mengingat para tamu yang hadir sebagian datang dari luar pulau bahkan luar negeri. Dan juga semoga ada pihak yang tertarik sehingga dapat memberikan masa depan yang baik untuk mereka.”

“Menurut saya, tim paduan suara untuk ICEESS ini sudah layak untuk di tampilkan di ajang seperti ini bahkan mereka layak untuk mengikuti ajang-ajang perlombaan bertaraf Nasional dan Internasional. Saya berharap dengan adanya paduan suara ini dapat memberi kesan yang baik terhadap para hadirin dan pastinya dapat membanggakan kampus untuk kedepannya.” Tambah Dr. Takdir SH., MH selaku Panitia ICEESS.

Rencananya malam pembukaan International Conference on Social Science (ICEESS) akan dilaksanakan sekitar pukul 20.00 pm WITA, Tanggal 10 Oktober nanti. Dimana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Palopo akan mendatangkan empat akademisi internasional yang berasal dari empat universitas ternama dunia, yakni dari Harvard University USA Diomond Y Bravo Phd, Monash University Australia Prof Nadirsyah Phd, dan University of Technology Malaysia Prof Dr Baharuddin Bin Aris, dan University of Toronto and Fellow at Trudeau Centre for Peace Conflic and Justice, Canada, Alexander Pelletier Phd. Sedangkan keynote speaker yakni Prof Dr Phil Kamaruddin Amin MA dari Director General of Islamic Education Ministry of Religious Affairs, Indonesia.

Para tim paduan (ICEESS Choirs) suara optimis akan mengguncang malam pembukaan International Conference on Social Science  (ICEESS) dan menghibur tamu akademisi Nasional serta Internasional.

Bukan Sekedar Perjalanan; Jauh diantara Pulau dan Khatulistiwa (PPM Internasional) #partII

Perbatasan Entikong

Assalamualaikum, pembaca setia, pembaca yang karena penasaran, pembaca yang cuman lewat, dan semua para tipe tipe pembaca yang sempat membaca tulisan ini, semoga kita selalu dalam lindungaNya, sehat selalu dan semakin suksess. Aaminn, kebetulan kemarin Dian nulis cerita tentang perjalanan Dian sewaktu KKN Internasional, dan sekarang ini lanjutannya yuhhu.. Yahh semoga bermanfaat bagi semuanya..

Kurang lebih 8 jam perjalanan darat dari kota Pontianak menuju perbatasan Indonesia dan Malaysia, kami tiba di perbatasan sekiranya pukul 04.20 ,  Sebelum kami benar benar menginjakkan kaki di bumi negara Malaysia kami harus melakukan pemeriksaan yang sangat ketat oleh kantor imigrasi yang berada di wilayah perbatasan Entikong yaitu perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Aku dan teman teman bergabung dalam antrian. Sambil menunggu giliran untuk pemeriksaan paspor sekaligus mendapatkan cap sah atau stempel, aku sesekali melihat ke kiri dan ke kanan, aku melihat sangat banyak papan papan peraturan yang berupa larangan demi menjaga ketertiban. Papan papan peraturan itu berisi larangan yaitu  “Dilarang membuang puntung rokok”, “Dillarang melepak”, “Dilarang meletak bas, kereta, dan lori”, “Sila beratur”, dan lain lain. (bacanya pake dialeg upin-ipin hehe)

Melihat semua papan papan peraturan tersebut membuatku mebayangkan bagaimanakah Malaysia itu? Apakah Malaysia itu memiliki banyak aturan tata tertib yang ketat seperti di perbatasan ini atau bahkan Malaysia memiliki aturan yang lebih ketat lagi dibanding di perbatasan ini.

Hampir 25 menit kami berada dalam antrian panjang dan akhirnya giliran kami untuk pemeriksaan paspor. Paspor kami diperiksa dan di beri cap sah dari pihak kantor wilayah perbatasan. Setelah semua rombongan telah melakukan pemeriksaan paspor kami pun diarahkan kembali oleh dosen pendamping menuju bus yang mengantar kami.

Candid nih 😁 rombongan IAIN Palopo dan IAIN Kerinci pas masih di perbatasan Entikong

Setelah semua rombongan berkumpul dalam bus, kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju kota kuching di Ibu Pejabat Hikmah. Pada saat itu waktu menunjukkan pukul 07.00, terik matahari pagi menemani perjalanan kami menuju kota Kuching. di perjalanan tak henti hentinya aku merasa bersyukur kepada Allah swt. Karena melihat pemandangan yang sangat memanjakan mataku.

Perjalanan menuju kota kucing bagai perjalanan menuju ke puncak, tak ada satupun kendaraan yang berlalu lalang kecuali bus kami. Di samping kiri dan kanan selalu kami jumpai perkebunan perkebunan yang sangat hijau, sesekali kami melihat tebing yang cantik yang sangat indah menjulang tinggi ke atas. Karena melihat semua itu aku urungkan niatku agar tak tertidur, karena perjalanan ini harus terekam kuat dalam memoriku. Embun pada saat itu masih menghiasi perjalanan kami sehingga suasana sejuk masih sangat terasa dan membuat pemandangan pada saat itu semakin indah. Aku benar benar tidak boleh tertidur dan melewatkan pemandangan yang luar biasa  itu, subhanallah ciptaan Allah selalu membuatku malu untuk tidak bersyukur. 

Beberapa jam perjalanan berlalu akhirnya kami masuk ke wilayah Kota Kuching, kembali lagi aku terkagum oleh negara tetangga ini, ketertiban lampu lalu lintas benar benar terjaga, aku perhatikan pinggiran pinggiran kota yang masih sangat hijau dan jauh dari sesuatu yang bernama sampah, bahkan kemacettan tidak terjadi. Meski aku merasa sangat lelah tapi aku mengharamkan mataku untuk tertutup pada saat itu, aku harus melihat semua yang ada di Kota Kuching Malaysia sehingga nantinya dapat ku ceritakan kepada teman temanku (bukan untuk pamer yah tapi untuk berbagi pengalaman 😊).Kembali lagi ku lihat ke kiri dan ke kanan, suasana kota Kuching Malaysia sangat berbeda dengan kota kota yang pernah aku kunjungi. Di Kuching malaysia ini tak banyak kita jumpai kendaraan beroda dua, yang banyak kita jumpai itu kendaraan yang beroda 4 yang orang orang sebut kereta. Kemudian di pinggiran jalan jalan poros banyak bangunan bangunan gedung tinggi yang memiliki model  kekinian, sesekali kita melihat taman taman yang ada di pinggiran jalan jalan poros yang menambah keindahan kota.

Salah satu jalan yang ada di Kota Kuching 😍

Pukul 10.30 waktu Malaysia kami akhirnya tiba di Ibu Pejabat Hikmah. Semua rombongan KKN-PPM Internasional tak bisa berbohong dari rasa penat, letih dan lelah, sehingga kami dipersilahka untuk beristirahat sejenak di ruang perpustakaan Ibu Pejabat Hikmah sebelum acara pelepasan dimulai. 

Nyantai di perpustakaan nih, selfie juga sih.. sekalian 😂

Kurang lebih selama 20 menit beristirahat kami akhirnya diarahkan menuju ke aula Ibu Pejabat Hikmah untuk melangsungkan acara pelepasan KKN-PPM Internasional. Sebelum kami resmi dilepaskan oleh pihak Pejabat Hikmah, kami terlebih dahulu diberikan informasi tentang kampung kampung yang nantinya akan menjadi posko kami. Disetiap kampung memiliki budaya dan kebiasaan yang berbeda serta bahasa daerah yang berbeda pula. Sehingga kami diberi sedikit bekal cara beradaptasi yang baik kepada warga warga kampung yang akan kami hadapi nantinya. Kemudian kami di perlihatkan peta kampung yang akan menjadi lokasi posko kami nantinya, diantaranya adalah Kampung Belimbing yang berjarak 35km dari Kuching, kampung Pedaun Bawah berjarak 42km dari Kuching, kampung Kendai sekitar 53km dari Kuching, kampung Serayan sekitar 53km dari Kuching, dan kampung Lundu berjarak 100km dari Kuching. setelah pihak Pejabat Hikmah menjelaskan semua itu acara pelepasan di tutup dengan do’a bersama. 

Sebenarnya ceritanya masih panjang, cuman akhir-akhir ini alhamdulillah disibukkan dengan revisi proposal skripsi, jadinya fokus buat cerita disini terbengkalai 😟 tapi nanti dilanjuttin kok hehe.. Sampai ketemu lagi ditulisan selanjutnya 😊

Jangan ngaku PANCASILA-vers kalau salah satu silanya gak diamalin

Indonesia tempatku di lahirkan, tempatku dibesarkan,  dan insya Allah tempatku menutup usia.  (iyalah,  aku asli orang Indonesia 😅). Sepertinya sudah tak ada yang tidak mengenali dasar dari negara Indonesia.  Ada lima dasar negara Indonesia, yang di sebut dengan pancasila.Waktu masih duduk di taman kanak-kanak aku tau pancasila karena gemar menyanyikan lagu nasional yang di ciptakan oleh bapak sudharnoto bersama teman-teman di sekolah. 

Garuda pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju.

Jujur yah waktu TK itu, aku lebih hafal lagunya dari pada pancasila itu sendiri.  Tapi berkat jasa guru guru yang tak pernah lelah, akhirnya aku tau pancasila adalah dasar negaraku,  Indonesia. (sudah yah nostalgia taman kanak-kanaknya hehe) 

Kemarin sempat banyak rumor yang katanya ada golongan anti pancasila. Tapi rumor belum tentu benar yah,  kita harus tabayyun jika menanggapi rumor. (rumor siapa sih? Oh yang penyanyi cowo itu “aku tanpamu butiran debuuuu” upss malah nyanyi 😂)

Oke lanjut..  

Masih ingat tidak dengan pancasila, sekarang ini tidak sedikit orang Indonesia yang tidak hafal dengan pancasila loh.  Bahkan pejabat, wakil rakyat ada yang kebalik balik saat diminta untuk menyebutkan isi pancasila secara sistematis (pernah liat di tv). Bahkan pernah viral seorang artis dangdut kondang mengarang salah satu sila dari pancasila dengan niat untuk lelucon tapi banyak pihak dan netizen yang tidak senang dengan kelakuan artis tersebut. (udah basih yak, tragedi ini hehe udah lama,  proses hukumnya juga udah kelarrrr) 

Nah,  masalahnya bagaimana caranya agar kita dapat mengamalkan isi pancasila kalau isinya saja tidak kita ketahui?  

PANCASILA

  1. KETUHANAN YANG MAHA ESA
  2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
  3. PERSATUAN INDONESIA
  4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN, DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN
  5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

Kita bisa melihat bahwa Indonesia mengutuk atheisme dan nilai nilai yang jauh dari keTuhanan pada sila 1. Indonesia mengangkatnya menjadi dasar paling utama karena Indonesia sadar akan pentingnya agama,  keyakinan,  norma,  dan nilai. Dan sila tentang ketuhanan inilah yang membuat kita berbeda dengan banyak negara yang  lain, contohnya Jepang yang tidak mementingkan hal yang berkaitan dengan keyakinan atau agama sehingga banyak di jumpai orang orang atheis di sana. 

Pada sila ke-2 kita bisa melihat bahwa Indonesia menolak paham radikalisme dan destruktif yang merusak dan menumpahkan darah sesama bangsa. Indonesia diikat oleh adab,  adab dalam sosial, budaya,  dan agama. 

Pada sila ke-3 dengan tegas mengatakan bahwa persatuan Indonesia menolak perpecahan bangsa dengan alasan apapun. Baik dengan mengatasnamakan sekelompok golongan,  suku,  dan agama. Bukan dengan mencari keributtan karena berbeda paham, “hargai perbedaan dan jangan mencela! “ (prof. Dr. H. Moch Qasim, M. A) 

Pada sila ke-4 menerangkan bahwa musyawarah dan mufakat menjadi pengamalannya. Bukankah didalam menyelesaikan atau memutuskan suatu masalah ada baiknya dilakukan dengan musyawarah. Teringat dengan perkataan Bung Karno dalam buku Penyambung Lidah “.. Aku seorang demokrat karena aku orang Islam,  aku menghendaki mufakat,  maka aku minta supaya tiap-tiap kepala negara, baik khalifah-khalifah maupun amirul mukminin harus dipilih oleh rakyat! “. Sehinggah Indonesia dalam memilih pemimpin dipilih oleh rakyat dengan musyawarah bersama.  (ini salah satu contoh pengamalannya)

Nah pada sila yang terakhir mengatakan bahwa kita semua orang Indonesia harus adil menyikapi sesuatu. Misalnya adil dalam melihat sesama manusia atau adil dalam memimpin.

Sekarang ini yang Indonesia perlukan adalah pengamalan pancasila dari warganya. Kenapa? Kita kebanyakkan nuntut ini dan itu, tapi kesadaran dalam mengamalkan dasar negara sangat kurang. Banyak dari kita yang egois dengan diri sendiri tidak peduli dengan dasar negara,  tidak peduli dengan pancasila yang sudah diperjuangkan oleh pahlawan dengan darah dan air mata.  Kita mah enteng, cuman jagain dan ngamalin pancasila, udahh.  Nah dulu pahlawan? Jadi jangan cuma update di sosmed “Aku Indonesia, Aku pancasila.” (nunjuk diri sendiri)  ayukkk sama sama kita menjaga pancasila kita dan sama sama mengamalkannya karena Indonesia satu berkat PANCASILA!!! 

Mulianti:  Hati-Hati Terkecoh dengan Makanan Halal tapi HARAM!!! 

Banyak rahasia yang terdapat di dalam makanan. Di dalam makanan ada yang mengandung kabohidrat, protein, zat besi, serta vitamin. Dan Berbeda-beda pula cara orang mengolah makanan mereka, ada yang di rebus, goreng, bakar, tumis serta banyak lagi. Namun dalam memilih makanan, kita ummat muslim wajib berhati-hati terutama dalam membeli  makanan yang berkemasasan.  Dan juga kita harus memperhatikan dari  negara mana berasal makanan tersebut.  Karena banyak sekarang  Negara non muslim yang menyuplai produk makanannya ke negara-negara muslim khususnya Indonesia. Hal ini membuat ummat muslim sendirilah yang harus berhati-hati dalam membeli makanan.
Perlu diketahui di dalam islam makanan sangat berpengaruh bagi pertumbuhan dan perkembangan, kesehatan serta pembentukan karakter diri. Makanan memberikan dampak yang sangat terlihat. Jadi, berikanlah makanan yang baik lagi halal bagi keluarga serta anak-anak Anda.
Ingat…..!!!

“Makanan  yang baik belum tentu halal namun makanan yang halal sudah pasti terjamin kebaikannya”

Indonesia adalah negara yang terkenal tinggi akan penduduk muslimnya. Nah karena di negara kita ini mayoritas muslim,  sehingga dalam soal makanan lokal maupun interlokal selalu berhati hati dalam memilih untuk di konsumsi,  karena di dalam ajaran islam hanya ada dua macam makanan HALAL dan HARAM. Namun sekarang sangat susah membedakan mana produk yang halal dan produk yang tidak halal. Banyak ditemukan di pasaran makanan berlabel Halal. Namun setelah ditelusuri makanan tersebut tidak terjamin kehalalannya. Seperti informasi yang di terbitkan oleh assajidin.com sempat menghebohkan sosial media, bahwa ditemukannya sebuah video yang banyak membuat pihak risau. Sebuah stasiun TV Korea membeberkan sebuah video adanya perusahaan produsen makanan menjual produk makanan haram dengan berlabelkan Halal. Dalam video itu terlihat bagaimana proses daging yang tidak halal diolah kemudian dikemas dengan mencantumkan label halal untuk dijual secara terbuka di pasar. (Masya Allah)


Dikhawatirkan makanan tersebut telah terjual bebas serta dikonsumsi di beberapa Negara muslim. Dan yang paling mengkhawatirkan lagi apabila sudah sampai di tangan anak-anak untuk mereka konsumsi. Jadi,  diharapkan kepada orang tua agar memantau apa yang dimakan oleh anak-anaknya.

Fenomena ini membuat ummat muslim dibeberapa Negara merasa was-was khususnya di Indonesia. Selama ini di dalam ajaran ummat muslim memakan makanan bukan hanya harus baik. Namun juga harus terjamin kehalalannya. Namun jika seperti ini apa jadinya?

Diharapkan pemerintah ikut mengambil alih tentang masalah ini. Agar mengurangi penerimaan makanan dari negara-negara non muslim. Jika tidak mengetahui secara pasti tentang label kehalalannya. Sebab Negara kita merupakan penduduk yang mayoritas muslim.(*)

Nama : Mulianti

Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

Semester Enam

Guru TK Jumnih

No. Rek. : 2188-01-005048-50-2

No. HP : 0822-3899-4292

Edit : Ade Dian Wahyuni

Karena Amanah untuk Mereka yang Jujur dan Bertanggung Jawab.


Amanah tidak di berikan kepada sembarang orang.  Amanah di berikan kepada ia yang mampu tanggung jawab yang dapat di andalkan.  Bukan kepada mereka yang gemar melantangkan suaranya agar didengar oleh orang orang,  bukan juga untuk mereka yang hanya taunya berdiam diri,  acuh tak acuh terhadap sesuatu. 

Mendapat amanah, jangan pernah di sepelekan.  Belajarlah untuk lebih takut gagal dalam mengemban suatu amanah.  Bukankah kita sudah tau, bahwa dengan diberinya kita suatu amanah berarti kepercayaan orang bertumpu pada kita,  jadi jangan sampai kepercayaan itu hilang karena gagalnya kita dalam memegang amanah. 

Amanah selalu dikaitkan dengan janji,  kenapa?  Karena apabila kita diberikan amanah otomatis kita berjanji untuk menjaga amanah tersebut. Janji selalu dihubungkan dengan utang,  kenapa?  Karena mengingkari janji,  tidak bertanggung jawab,  sama dengan menunda pembayaran utang.  Mengingat pernyataan yang beredar di pasaran “janji adalah utang, utang harus dibayar”. Untuk itu bersyukurlah kita apabila diberi amanah, bukankah dengan adanya amanah kita semakin tau kualitas diri,  karena masih ada amanah yang perlu kita pegang,  masih ada yang percaya pada diri kita, masih ada yang membutuhkan atau mengandalkan sesuatu dari diri kita. Tapi tidak sedikit dari mereka yang mengeluh apabila di percayakan suatu amanah.  Dan tidak sedikit pula dari mereka yang merasa mampu untuk memegang suatu amanah padahal jauh dari itu mereka dusta. 

Jadi, jika ingin mendapat amanah atau kepercayaan orang lain kita perlu melihat diri,  jujurkah kita dan bertanggung jawabkah kita? Apabila pertanyaan ini sudah mantap mengatakan iya maka orang orang akan mencari kita untuk di percayakan suatu amanah. Selanjutnya pegang lah amanah itu dengan jujur dan tanggung jawab.

Bukan Sekedar Perjalanan; Jauh diantara Pulau dan Khatulistiwa (PPM Internasional) #partI

Di dalam Islam menuntut ilmu wajib bagi seluruh umat, ingin dunia harus dengan ilmu begitu pun dengan akhirat harus dengan ilmu pula. Dan dalam mencari ilmu tidak ada batasan, ilmu ada dimana-mana, dekat maupun jauh. “Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang” (HR. Tirmidzi). Berangkat dari hadis ini membuatku termotivasi berani untuk mengikuti KKN Internasional di Sarawak Malaysia. Dimana dalam mencari ilmu, sangat tidak ada batasnya, kapan pun itu dan dimana pun itu. Seperti dalam pepatah “tuntutlah ilmu walau harus ke negeri Cina” walau harus jauh-jauh ke negara tetangga aku berharap dengan mengikuti KKN Internasional ini dapat menambah wawasanku, ilmu pengetahuanku, serta pengalaman menarik yang pasti akan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagiku.

Awalnya aku tidak menyangka akan lulus pada tes seleksi KKN Internasional ini, karena melihat kemampuan teman teman calon peserta  yang ikut mendaftar hebat-hebat dalam belajar. namun, mungkin karena sudah menjadi rezeki ku, hingga pada saat hari pengumuman aku dinyatakan lulus oleh pihak LP2M. 

Oh iya,  karena faktor ekonomi orang tua, hampir saja aku tidak berangkat dengan teman teman peserta lainnya. Namun, Alhamdulillah itu akhirnya terlewati. Aku mendapatkan beasiswa dari kampus yang dapat aku gunakan untuk berangkat dan saat berada di Malaysia nantinya. “Ar-Rahman” Allah benar-benar maha pemberi, ia mempermudah jalan hamba-hambanya yang sedang membutuhkannya, dengan begitu membuatku tak henti-hentinya mengucap syukur padanya “Alhamdulillahirobbilaalaminn”.

Nah, di sini aku akan bercerita suka dan duka selama ber-KKN di Sarawak Malaysia, hingga akhirnya aku kembali ke Indonesia, silahkan dinikmati bacaannya hehe.

Yeayyy, NOW, I arrived at Pontianak. Hehe tiba tiba di Pontianak gak apa apa kan,  alurnya dipercepat 😂

Setibanya kami di bandara Internasional Supadio Pontianak, kedatangan kami disambut hangat oleh pihak kampus IAIN Pontianak. Kami di antarkan menuju kampus IAIN Pontianak, dan di fasilitasi satu ruangan yang ada di asrama IAIN Pontianak untuk kami gunakan beristirahat selama berada di Kota Pontianak. Asrama IAIN Pontianak hampir sama dengan aspura dan aspuri yang ada di IAIN Palopo namun yang membedakannya adalah asrama IAIN Pontianak di sebut dengan Ma’had Al-jamiah. Selama kami tinggal di Asrama IAIN Pontianak atau Ma’had al-Jamiah kami ikut berpartisipasi dan bergabung dengan maha santri yang menghuni di Ma’had al-Jamiah. Kami bahkan mengikuti beberapa program dari mahhad Al-jamiah IAIN Pontianak diantaranya, melakukan sholawatan bersama yang diiringi dengan musik marawis dan belajar atau pondokkan bersama. Hal yang aku kagumi dari mahhad al-Jamiah IAIN Pontianak ini yaitu program dari mereka sangat berjalan dengan baik, mereka rutin sehabis sholat isya melakukan sholawattan bersama dan mereka juga rutin dalam melakukan pondokan bersama setelah sholat subuh. 

Awal kami tiba di Mahhad al-jamiah IAIN Pontianak, perasaan canggung sempat melintas di kepalaku. Hal ini di karenakan aku melihat wajah wajah yang baru. Tapi selang beberapa waktu,karena kami selalu bergabung dalam program mahhad al-jamiah akhirnya kami dapat berteman baik dengan para mahasantri yang ada di mahad al-Jamiah IAIN Pontianak. Sebelum kami berangkat ke Sarawak malaysia, kami IAIN Palopo, IAIN Pontianak, dan IAIN Kerinci mengikuti pembekalan untuk PPM-KKN Internasional Malaysia oleh IAIN Indonesia  bekerja sama dengan pejabat Al-Hikmah. Materi pembekalan pada hari itu berupa metode penulisan laporan kerja dan bagaimana cara bersosialisasi yang baik dengan warga. Setelah menjelaskan materi pembekalan, Ketua LP2M IAIN Pontianak membagi kami menjadi 4 kelompok. Nama demi nama telah aku dengarkan, sampai akhirnya terdengar namaku yang masuk ke kelompok 4. Ku perhatikan nama nama personil kelompok 4 yang ada pada selembaran kertas yang ku tulis yaitu Fatimah, ayu,  yoehana, rizal, sakinah, dan ajun.  kemudian mencari mereka dengan niat berkenalan. Tiba tiba terdengar suara wanita yang memanggil-manggil namaku, ku cari sumber suara tersebut hingga akhirnya ku temukan sesosok wanita manis yang sedari tadi memanggilku. Kami berkenalan dan menjadi teman, namanya fatimah, ia mahasiswi IAIN Pontianak yang ternyata juga berasal dari jurusan ushuluddin prodi Ilmu Al-quran dan Tafsir.

Fatimah orangnya asik, baik, dan loyal. Mengetahui aku di pontianak sudah hampir seminggu tapi tak pernah mencoba kuliner dan mengunjungi detinasi destinasi yang ada di Pontianak ia pun mengajakku berkeliling kota pontianak. Kami berkeliling kota Pontianak menggunakan sepeda motor. kami berkunjung di rumah radang, rumah yang di gunakan warga pontianak untuk melakukan pesta pesta adat istiadat, kemudian kami berkunjung ke taman akcaya yang memiliki pemandangan yang sangat asri dan sejuk, tak lupa pula momen momen tersebut kami abadikan dengan selfie selfie ria. Sehabis kami menikmati perjalanan, perasaan lapar menyerang sehingga membuat kami memutusskan menikmati jajanan pontianak yang tak berada jauh dari rumah radagn dan taman akcaya. Meski hari itu tak banyak yang aku kunjungi tapi perjalanan itu sudah mebuatku sangat senang, karena dapat berkunjung ke tempat tempat yang baru aku ketahui sehingga membuka sedikit wawasanku. Aku sangat berterimakasih kepada Fatimah karena dengan suka relanya membawaku berkeliling keliling kota Pontianak bak pemandu wisata. Sebelumnya itu aku dan teman teman IAIN Palopo juga berjalan jalan ke taman alun alun kapuas dan mengunjungi tempat monumen tugu khatulistiwa bersama ustad Kahar dan Ustad Darwis.

Seminggu lamanya kami menetap di asrama Mahhad Al-Jamiah IAIN Pontianak, hingga akhirnya tanggal 4 desember telah tiba, hari yang mebuat mahasiswa dan mahasiswi peserta KKN PPM Internasional  yang berasal dari tiga kampus IAIN menjadi sangat sibuk di pagi harinya karena harus berkemas kemas barang untuk persiapan ke malaysia nantinya. Pada pukul 18.30 kami di jadwalkan untuk berkumpul di gasebo pusat kampus IAIN Pontianak. Kami berkumpul di sana dan di absen oleh Ketua LP2M IAIN Pontinak. Sambil menunggu bus yang akan mengiringi keberangkatan kami, ketua LP2M IAIN Pontianak kembali mengiatkan kami metode pembuatan laporan kerja lapangan dan naratif reporting yang wajib kami selesaikan. Pukul 21.30 WIB bus yang akan mengantar kami tiba di depan kampus, kami pun di perintahkan untuk membawa barang bawaan kami ke dekat bus yang nantinya akan di urus oleh pihak bus bintang jaya. Aku masuk ke dalam bus dan memilih duduk di kursi yang berada tepat pada samping jendela bus. Karena perjalanan kami lakukan pada malam hari jadi aku lebih memilih untuk tertidur sepanjang perjalanan.

Aku ceritanya pas di Pontianak dulu yah,  cerita di Sarawaknya nanti nyusul.  Semoga bermanfaat hehe 😊

~bersambung ke part II yak, please wait…

Untuk Tuhan Ku

jjjhjjn

Kau selalu melindungiku, aku tahu itu.
Kau adalah kekasih hati yang paling utama.
Ketika hatiku terkena luka, aku tahu Kau melihat itu,
dan aku tahu luka itu akan Kau sembuhkan.

Kau…
Tuhan yang ku cintai
Kau…
Tuhanku, cintaku, pemilikku, kekasihku
yang lebih berharga dari apapun di dunia ini.

Aku akan berusaha melindungi momen indah
ketika aku bersamamu,
ketika aku sholat,
ketika aku berpuasa.
ketika aku beribadah untukMu.

Maafkan aku yang selalu bersandar kepadaMu disaat aku lelah,
Maafkan aku yang selalu meminta kepadaMu,
Maafkan aku yang kadang melupakanMu,
dimana aku sadar Kau tak pernah melupakanku,
dimana aku sadar Kau selalu menyanyangiku,
dimana aku sadar Kau selalu melindungiku,
dimana aku sadar Kau selalu ada disetiap hari-hariku,
dan di setiap masalah yang kau ujikan kepadaku.

Aku tahu Kau yang mengujiku,
dan aku tahu Kau yang memberikanku jalan untuk menyelesaikan ujian yang Kau berikan kepadaku.
Terimakasih telah menciptakanku, Terimakasih kau memberikanku kesempatan untuk hidup di dunia ini.
Lindungi aku Tuhanku,
Sayangilah aku Tuhanku,
dan kuatkanlah imanku kepadaMu.

 

Ade Dian Wahyuni
palopo, 8 desember 2014